Menelusuri Sadar Diri

22:59

 Sadar Diri

Hal yang paling penting dari kecerdasan emosi adalah bahwa kita sadar diri atau 'ngeh' terhadap perasaan-perasaan yang kita miliki. Hal lainnya yang juga penting adalah kemampuan kita untuk mengubah perasaan tersebut menjadi lebih baik. Orang-orang dengan kemampuan ini biasanya dalan keadaan yang sehat secara fisik dan memiliki pandangan yang positif terhdap hidupnya.
Sadar diri bukan berarti merenung berkepanjangan mengenai perasaan-perasaan yang negatif yang kita miliki. Bila berhasil mengenal dengan baik sebuah emosi yang sifatnya negatif dalam diri seseorang yang memiliki kecerdasan personal yang tinnggi tidak akan tinggal diam, ia akan mencari-cari cara untuk mengubah sikapnya dengan cepat. Sadar diri bukan selalu melihat ke dalam diri kita, akan tetapi perlu juga melihat keluar diri kita. Karena untuk bisa membingkai kembali emosi-emosi negatif yang kita miliki, sering kali kita membutuhkan sebuah persepsi baru yang memberikan informasi mengenai perasan dan sudut pandang orang lain.
Mari kita telusuri apakah kita termasuk orang-orang yang sadar diri atau bukan, dengan memberi tanda lingkaran pada pernyataan yang paling menggambarkan dirimu. 
  1. Saya biasanya memiliki suasana perasaan yang baik --begitulah saya.
  2. Ketika saya memiliki suasana perasaan yang buruk, saya biasanya dapat mengubahnya dengan berpikir secara positif.
  3. Terkadang saya tidak dapat menjelaskan kenapa saya bisa merasa senang atau sedih.
  4. Jika sesuatu yang buruk terjadi di dunia ini, saya berusaha untuk tidak berpikir mengenai hal tersebut karena dapat membuat saya bingung.
  5. Jika saya merasa mudah marah, saya berhenti sejenak dan bertanya pada diri sendiri 'kenapa'?
  6. Terkadang saya merasa diliputi oleh emosi-emosi saya dan menjadi lepas kontrol.
  7. Saya secara teratur memperhatikan keadaan perasaan saya, berhenti sejenak untuk melakukan refleksi "kenapa perasaan tersebut muncul dan apakah saya ingin mengubahnya'.
  8. Saya merasakan sulit untuk mengubah suasana perasaan saya jika saya merasa tertekan.
  9. Ketika saya melihat seseorang tampaknya tidak suka terhadap saya, saya berusaha untuk memikirkan berbagai hal dari sudut pandanganya.
  10. Terkadang saya tahu saya seharusnya mencoba untuk menyemangati diri saat merasa murung, tetapi saya tidak berdaya.
Nilai total diperoleh dari menjulmlahkan semua skor pada pernyataan-pernyataan yang kamu pilih.
No. 1 skor 5 No. 2 skor 10 No. 3 skor 2 No. 4 skor 5 No. 5 skor 10
No. 6 skor 2 No. 7 skor 10 No. 8 skor 2 No. 9 skor 10 No. 10 skor 5

<20. Kamu cenderung tenggelam dalam permasalahan. Karena kamu belum menganalisa perasaan-perasaanmu secara alami. Saat perasaan negatif itu tampaknya meliuti dirmu, kamu dapat menjadi lepas kontrol dan dikuasai oleh perasaan-perasaan tersebut lalu menjadi tidak berdaya. Kamu sebaiknya berusaha untuk mengenali perasaanmu dan belajar untuk bertanggungjawab terhadap apa yang kamu rasakan.

20-30. Kamu cennderung pasrah. Meskipun kamu sadar dengan apa yang kamu rasakan, akan tetapi kamu cenderung menerima begitu saja perasaan-perasaanmu, dan kamu biarkan mereka menggilas dirimu tanpa kamu berusaha mengubahnya.

>30. Kamu telah mampu memantau dan mengendalikan perasan-perasaanmu dan mengambil langkah untuk merapikan perasaaan-perasaan negatifmu. Kamu cenderung memiliki kejernihan berpikir mengenai perasaanmu, kamu mandiri dan yakin akan batas-batas yang kamu tetaapkan sendiri. Keadaan jiawamu cenderung stabil dan memilikipendapat yang positif akan kehidupan. Bila suasana perasaanmu sedang buruk, kamu tidak akan larut di dalamnya, dan mampu melepaskan diri dengan cepat dari perasaan yang buruk itu.

Sumber : Are you smarter Than You Think? Claire Gordon, Penguin Compass:2003
Majalah Sabili  No.12 Th XII 29 Desember 2005/27 Dzulqaidah 1426. eL-Ka Hal 27





You Might Also Like

0 comments

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images

Instagram

Subscribe